GJMF FIP UNUHA Tingkatkan Kesiapan Monev Internal dan Akreditasi LAMDIK melalui Penguatan Implementasi SPMI

OKU Timur, 04 Agustus 2026 – Gugus Jaminan Mutu Fakultas (GJMF) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Nurul Huda melaksanakan kegiatan Penguatan Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dalam Mendukung Kesiapan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal serta Akreditasi LAMDIK pada Selasa, 04 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai bertempat di Ruang Rapat Kampus C Universitas Nurul Huda.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, Ibu Lailatul Fitriyah, M.Pd., Wakil Dekan FIP, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Nurul Huda serta diikuti oleh seluruh Ketua Program Studi di lingkungan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Nurul Huda. Kegiatan ini menjadi ruang penguatan pemahaman bagi program studi mengenai pelaksanaan penjaminan mutu, monitoring dan evaluasi, penyusunan dokumen, serta kesiapan dalam menghadapi proses akreditasi LAMDIK.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, Ibu Lailatul Fitriyah, M.Pd., menyampaikan pentingnya penguatan implementasi SPMI di tingkat fakultas dan program studi. Menurutnya, penjaminan mutu tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan dokumen, tetapi juga bagaimana setiap proses yang telah ditetapkan benar-benar dilaksanakan, dievaluasi, dan ditindaklanjuti secara konsisten.

“Implementasi SPMI harus menjadi bagian dari budaya kerja di fakultas dan program studi. Setiap kegiatan yang dilaksanakan perlu memiliki bukti, dilakukan evaluasi, dan ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu. Dengan pemahaman dan kesiapan yang baik, kita dapat menghadapi Monev Internal maupun akreditasi LAMDIK dengan lebih terarah,” ujar Ibu Lailatul Fitriyah, M.Pd.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pimpinan fakultas, ketua program studi, dan gugus jaminan mutu dalam memastikan siklus penjaminan mutu berjalan secara berkelanjutan. Evaluasi yang dilakukan secara rutin diharapkan dapat membantu program studi mengetahui capaian, menemukan berbagai kendala, dan menentukan langkah perbaikan yang tepat.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah narasumber dari unsur penjaminan mutu Universitas Nurul Huda menyampaikan materi sesuai dengan bidang masing-masing. Ibu Nia Kurniati, M.Pd., selaku Kepala Pusat Audit, menyampaikan materi mengenai sinkronisasi dokumen SPMI dengan kebutuhan akreditasi, pemetaan indikator, dan eviden LAMDIK. Materi ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya keterkaitan antara pelaksanaan SPMI dengan pemenuhan dokumen dan bukti pendukung dalam proses akreditasi.

Selanjutnya, Ibu Ernawati, M.Pd., selaku Kepala Pengembang Dokumen, membahas implementasi SPMI dan siklus PPEPP di tingkat fakultas dan program studi. Pembahasan diarahkan pada bagaimana siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) dapat diterapkan secara konsisten dalam pengelolaan mutu di tingkat fakultas maupun program studi.

Materi berikutnya disampaikan oleh Ibu Husna Dzakia Aini, M.Pd., selaku Gugus Jaminan Mutu FAI, yang membahas Audit Mutu Internal (AMI), pelaksanaan AMI, temuan audit, eviden, serta tindak lanjut hasil AMI. Materi ini menekankan pentingnya pemanfaatan hasil audit sebagai dasar perbaikan dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ibu Fisnia Pratami, M.Pd., selaku Gugus Jaminan Mutu FIP, menyampaikan materi mengenai Monitoring dan Evaluasi (Monev), yang meliputi pelaksanaan monev, penyusunan dokumen evaluasi, serta tindak lanjut hasil monev di tingkat program studi. Materi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan program studi dalam melaksanakan evaluasi secara sistematis dan terdokumentasi.

Melalui kegiatan ini, para Ketua Program Studi di lingkungan FIP memperoleh penguatan terkait keterkaitan antara pelaksanaan SPMI, AMI, Monev, serta kebutuhan akreditasi LAMDIK. Pemahaman tersebut diharapkan dapat mendorong program studi untuk tidak hanya memenuhi kelengkapan dokumen, tetapi juga memastikan bahwa setiap proses penjaminan mutu benar-benar dilaksanakan dan memiliki eviden yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam membangun budaya mutu di lingkungan Fakultas Ilmu Pendidikan. Implementasi SPMI yang berjalan secara konsisten diharapkan dapat membantu program studi melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja, mengidentifikasi aspek yang masih perlu diperbaiki, serta menyusun tindak lanjut secara terukur.

Dengan adanya penguatan ini, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Nurul Huda semakin memantapkan kesiapan dalam menghadapi Monev Internal dan proses akreditasi LAMDIK. Sinergi antara pimpinan fakultas, program studi, dan unsur penjaminan mutu menjadi bagian penting dalam memastikan sistem penjaminan mutu tidak berhenti pada pemenuhan administrasi, tetapi benar-benar menjadi bagian dari proses peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.